catatan kosong

Pelatihan fasilitator Pimpinan Daerah

islam itu ada gak??
kalian bukan berislam?? sontak pertanyaan keras itu mengagetkan duduk rapi kami.
#?%@#/$ kami gelagapan malam itu.
seorang berjas kuning tua itu mengarahkan telunjuknya satu persatu namun tak ada yang menyangut.
malam itu hari pertama kami memulai sebuah history Pelatihan Fasilitator pimpinan Daerah (PFPD). dengan materi yang tinggi atas pemahaman kami di buat berdebat satu dengan yang lainnya berbicara islam.

11 orang berbicara mendunia tentang kondisi hari ini. 
kami berbicara tentang islam, dunia, muhammadiyah, remaja dengan sapek psikologisnya, tak tertinggal bahasan Ikatan pelajar Muhammadiyah. kami ingat Aminn rais saat dia berkata "saat itu kami berdiskusi dan cuma beberap orang tapi pmbahsan kami layaknya senior di dunia internasional." dan itulah menjadi prinsip kami saat itu. 11 orang ini akan merubah semuah karena 11 orang ini yang nantinya akan hangat di media.

"orang berkualitas itu umumnya berasal dari minoritas" itulah prinsip kami bersama dalam pelatihan itu.

terlalu mudah buntuk kami ingat saat masak bareng, pusing bareng memikirkan solusi, bingung akan sebuah permasalahan yang timbul; baik di dunia maupun lingkungan masing-masing, berfoto bersama di atas bangunan belum jadi dan makan juga disana... hari itu singkat kami lewati bersama layak keluarga.
hingga penghujung akhir saat waktu subuh acara masih berlangsung dan kami mengucapkan komitmen yang tak akan kami langgar karena kami tahu, kami sadar kalau ikatan pelajar muhammadiyah harus bangun dari tidurnya.


Ayolah temankuu (Ikatan Pelajar Muhammadiyah)


Runcing itu menggigil di benak nadiku
pena itu hambar menguray makna history loyalitas
Sudiku kini terkapar di ranah perjuangan
tapi entah hasrat melayu nitrat it uterus menarikku seolah nikotin
Dilematis diatribe kulantunkan
dalam irama not yang mengubur ego sentry

Kini kau kenalkan social..
kau kenalkan problem
kau juga dengan polosnya menyodorkan prioritas
Kau tahu kami punya kewajiban..
Kau tahu kami punya cita-cita..
Dan kau juga tahu kami punya hobi. tapi kau tidak tahu sungguh dilematisnya sebuah anjungan..
bodohnya kami entah kenapa ingin berjuang karena mu,,
untuk pena runcing itu..
untuk jas kuning itu..
dan untuk kertas berdebu yang kau bilang proposal..

sudahlah menyerhlah kau, kami sudah lelah
ayolahh…
kenapa kau masih merangkulku…
aku ini bedebah..
pergilah kawan mataku hanya hedonism belaka..
ku bilang pergi kau, kenapa masih tersenyum..
dilematis ini menyiksaku tau..
karenamu…
aaarrrghhhh
nampaknya kau benar-benar egois kawan..
tak mau pergi,, apa daya prespektif ini??
daannn kau bedebah,, tak mau pergi dalam pikirankuu..
sssiaaall aku masih merindukanmu hari ini
pena runcing dengan garis hitam melakat segi lima…
IKATAN PELAJAR MUHAMMADIYAH
hhufft..
okelah kalau kau tidak mau pergi,,, kemarilahh
Biar ku peluk kau dengan militansi khalayak seadanya ini…
karena ku tahu aku masil belajar jadi seorang pelar..
met millaaaaaddd IPM kawanku


28 juni 2011.
"bbooosss..." seru seseorang beriringan pintu kayu itu mengusik kesendirianku yang terlelap tidur.
"iyyaaa,, apaah?" erangku yang masih tergeletak di kasur (biasa pangedulan. hahaha)
"urang tadi cap tiga jari" rintihnya (ooh ya namanya fawaz saya lupa.hehe)
"maksud??"
"urang kaluar brad.."
hah?? suer gak percaya benget hari itu... sekitar berapa menit aku cuma diam tanpa sahutan
"hampuranya boss.." lanjutnya yanhg mulai terbawa keadaan
"aaahh bhong "
dengan ketidakpercayaan langkahku keluar dari asrama menuju SEKRETARIAT IPM

"boss urang moal waka balik saacan urang jadi lebih baik" tiba fawaz berusaha meyakinkanku  yang dari tadi tak percaya.
"beneer wazz."
"uraang janji boss ka maneh"
dengan setengah hati ku ayunkan tanganku untuk menggam tangannya dengan beberapa ucapan ikrar kami...

hari itu terakhir ku menatap matanya.... tak ku kira PKPM adalah perpisahan buat kami. padahal saat pelatihan itu dia tampak antusias dengan nada tingginya "urang dek jadi KABID BKW boss"... hahaha
sialnya itu cuma menjadi kata terakhir buat kami.
aaarrrghhh.....
 I need evidence from your say waz...................
.................................................................................................................................................................